PRIMA
Studi Kasus Proyek

The Glass Pavilion

Mentransformasi struktur tempat tinggal beton masif era tahun 1980-an menjadi rumah paviliun modern yang ringan dan berorientasi eksternal. Pendekatan spasial berakar pada gagasan melenyapkan batasan antara ruang dalam dan alam sekitar.

The Glass Pavilion

Project Metadata

Lokasi
Jakarta Selatan
Tipe Proyek
Residential Renovation
Luas Area
350m²
Durasi Proyek
16 Minggu
Kisaran Biaya
Rp 1.5M - Rp 2M
Tahun Selesai
2024
-18 Hari
Selesai Lebih Cepat

01 / Sasaran Klien

Klien menginginkan hunian yang tenang, penuh cahaya alami, dan hemat energi, sekaligus mempertahankan fondasi beton struktural utama untuk menekan biaya pembongkaran serta meminimalisir jejak karbon konstruksi.

02 / Tantangan Desain & Struktur

Tantangan utama adalah membongkar lebih dari 60% dinding bata non-struktural interior dan menggantinya dengan kolom baja ramping tanpa menimbulkan deformasi struktural pada plat lantai beton di atasnya.

03 / Kurasi Material

Kombinasi plat baja hitam canai panas, kayu jati solid daur ulang dengan finishing minyak alami, serta kaca tempered ganda berinsulasi setebal 12mm dengan profil alumunium anodized ultra-slim.

04 / Metodologi Konstruksi

Pekerjaan dimulai dengan penguatan struktur beton eksisting menggunakan serat karbon (CFRP), diikuti dengan pemasangan struktur baja penyangga sekunder, pembongkaran dinding internal secara bertahap, dan pemasangan dinding kaca modular.

Sebelum & Sesudah

Visualisasi Transformasi Fisik

The Glass Pavilion Before & After Comparison

Sisi kiri gambar merepresentasikan kondisi ruang asli saat audit awal konstruksi, sisi kanan menunjukkan perwujudan materialitas akhir pasca renovasi menyeluruh.